Pangkalpinang, Babelmendunia.com — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bangka Belitung (DPD IMM Babel) menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, khususnya selama bulan suci Ramadhan. Komitmen tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas ibadah maupun kegiatan sehari-hari selama bulan penuh berkah tersebut.
Bulan Ramadhan merupakan momentum yang memiliki dinamika aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah tarawih di masjid dan mushola. Oleh karena itu, stabilitas pasokan listrik menjadi kebutuhan yang sangat penting agar aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
Sekretaris Umum DPD IMM Babel, Handika Yuda Saputra, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa upaya PLN dalam memastikan pasokan listrik tetap stabil selama bulan Ramadhan merupakan bentuk komitmen pelayanan yang patut diapresiasi oleh masyarakat.
“DPD IMM Babel memberikan apresiasi kepada PLN atas komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di Bangka Belitung selama bulan Ramadhan. Stabilitas listrik sangat penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, terutama pada waktu sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan salat tarawih,” ujar Handika.
Ia menjelaskan bahwa listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat. Ketika pasokan listrik terjaga dengan baik, maka kegiatan rumah tangga, ibadah, maupun aktivitas ekonomi dapat berlangsung secara normal.
Menurutnya, keandalan pasokan listrik selama Ramadhan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah, tetapi juga mendukung aktivitas pelaku usaha kecil yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas selama bulan suci tersebut.
“Bulan Ramadhan biasanya menjadi momentum meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil seperti pedagang takjil, kuliner, dan usaha rumah tangga lainnya. Stabilitas listrik tentu sangat membantu kelancaran aktivitas ekonomi tersebut,” kata Handika.
Ia juga menilai bahwa keberhasilan PLN dalam menjaga stabilitas listrik di Bangka Belitung menunjukkan adanya komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap perusahaan penyedia layanan energi tersebut.
Handika menambahkan bahwa menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah kepulauan seperti Bangka Belitung tentu memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi infrastruktur maupun distribusi energi. Oleh karena itu, dedikasi yang ditunjukkan oleh PLN dalam memastikan listrik tetap menyala bagi masyarakat patut mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.
“Menjaga pasokan listrik di wilayah kepulauan tentu bukan perkara mudah karena terdapat berbagai tantangan geografis. Oleh karena itu, komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik selama Ramadhan patut diapresiasi,” ungkapnya.
Selain memberikan apresiasi, DPD IMM Babel juga berharap agar PLN dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di Bangka Belitung. Peningkatan keandalan sistem kelistrikan dinilai akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Menurut Handika, keberadaan listrik yang stabil juga menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk dalam sektor pendidikan, layanan publik, serta transformasi digital yang kini semakin berkembang.
“Di era modern seperti sekarang, hampir seluruh aktivitas masyarakat bergantung pada listrik. Mulai dari kegiatan belajar, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi digital semuanya membutuhkan pasokan listrik yang stabil,” jelasnya.
DPD IMM Babel juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung upaya PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik dengan menggunakan energi listrik secara bijak dan efisien, terutama selama bulan Ramadhan yang biasanya diiringi dengan peningkatan konsumsi listrik di rumah tangga.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dengan melaporkan apabila terjadi gangguan listrik di lingkungan sekitar sehingga dapat segera ditangani oleh pihak PLN.
“Kerja sama antara PLN dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai gangguan listrik dapat segera ditangani sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Handika.
IMM Babel menilai bahwa keberadaan listrik yang stabil merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung kehidupan masyarakat yang lebih produktif serta menunjang berbagai aktivitas sosial dan keagamaan selama bulan Ramadhan.
Dengan komitmen yang terus dijaga oleh PLN dalam memastikan pasokan listrik tetap stabil, DPD IMM Babel berharap masyarakat Bangka Belitung dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk dan nyaman tanpa terganggu oleh persoalan kelistrikan.
