Indeks

Ketua PWM Bangka Belitung Ajak Umat Tingkatkan Ketakwaan di Bulan Ramadhan

Kajian Pembuka oleh Ketua PWM Babel

 
Babelmendunia.com – Pangkalpinang – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung, Drs. KH. Sahirman Djumli, M.Si, membuka kajian podcast “Takwa Talk Show Ramadhan Istimewa” dengan tema “Marhaban Ya Ramadhan”. Dalam kajian tersebut, beliau menyampaikan beberapa poin penting terkait keistimewaan bulan Ramadhan dan bagaimana umat Muslim dapat memaksimalkannya untuk meningkatkan ketakwaan.

Ramadhan: Momentum Mendalami Al-Quran dan Memerangi Hawa Nafsu

Kiai Sahirman menjelaskan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan ketakwaan dengan mendalami Al-Quran, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Beliau menekankan pentingnya umat Islam untuk akrab dengan Al-Quran dalam segala bentuknya, mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, Kiai Sahirman mengingatkan bahwa musuh utama manusia adalah hawa nafsu. Nafsu dapat menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan buruk. Oleh karena itu, bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk membersihkan hati dan memperbaiki diri.

Meneladani Rasulullah dan Tokoh Muhammadiyah

Kiai Sahirman juga menyampaikan pesan Rasulullah SAW bahwa Allah SWT tidak melihat harta dan fisik manusia, melainkan hati dan amal perbuatannya. Beliau mengajak umat Islam untuk terus berbuat kebaikan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Kiai Sahirman mengajak umat Islam untuk meneladani tokoh-tokoh Muhammadiyah, khususnya KH. Ahmad Dahlan, yang rela mengorbankan hartanya demi membantu sesama.

Ciptakan Lingkungan Kondusif dan Rebut Cinta Allah

Kiai Sahirman berpesan agar umat Islam menciptakan lingkungan yang kondusif, terutama di lingkungan keluarga. Beliau mengajak untuk melatih anak-anak dengan kegiatan positif, mengajak keluarga ke masjid, dan tidak merasa rendah diri karena Allah SWT selalu memuliakan orang-orang yang beriman.
Di akhir kajian, Kiai Sahirman mengajak umat Islam untuk merebut cinta Allah SWT dengan senantiasa melakukan kebaikan dalam bentuk apapun. Beliau juga berpesan agar selalu belajar dari tokoh-tokoh Muhammadiyah dan terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan Muhammadiyah.
“Dalam Muhammadiyah, perlu banyak pengorbanan dalam semua kegiatan. Jangan banyak alasan bila tidak bisa konfirmasi karena komunikasi nomor satu,” pungkasnya.
Exit mobile version