Babelmendunia.com – Bangka Belitung, Jumat, 14 Agustus 2026 — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung bersama Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) YPTHBPPBB kepada Persyarikatan Muhammadiyah Bangka Belitung. Momentum tersebut menjadi bagian dari proses penguatan dan pengembangan lembaga pendidikan agar semakin maju serta memberikan kontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa.
Dalam sambutannya, Kepala YPTHBPPBB, Satiandi, menyampaikan rasa haru atas proses penyerahan pengelolaan yayasan kepada Persyarikatan Muhammadiyah. Ia menyebut telah berada dan mengabdi di yayasan tersebut selama 44 tahun.
Setelah melalui perjalanan panjang, keputusan untuk menyerahkan pengelolaan kepada Muhammadiyah dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan zaman dan kebutuhan pengembangan lembaga ke depan.
Dengan adanya penyerahan tersebut, pengelolaan secara penuh berada di bawah Persyarikatan Muhammadiyah Bangka Belitung. Satiandi berharap lembaga pendidikan tersebut dapat semakin berkembang, maju, dan menghadirkan gagasan-gagasan baru dalam menjawab kebutuhan pendidikan.
Ia juga menyampaikan bahwa sekolah telah mulai mengembangkan kegiatan pendukung, salah satunya dengan membuka bengkel sepeda motor, yang menjadi bagian dari upaya memberikan keterampilan dan pengalaman praktis bagi lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Sekretaris PWM Bangka Belitung, Drs. KH. Hasan Rumata, menyampaikan bahwa setiap manusia telah diberikan potensi oleh Allah SWT dan potensi tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengapresiasi proses yang telah dilalui hingga terwujudnya penyerahan pengelolaan YPTHBPPBB kepada Persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) merupakan proses yang membutuhkan kesungguhan, kerja bersama, serta komitmen dalam membangun lembaga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Hasan Rumata mengingat kembali proses awal ketika persoalan keberlanjutan sekolah dibicarakan bersama di kantor PWM Bangka Belitung. Dari proses tersebut kemudian dilakukan pembahasan dan kesepakatan bersama hingga seluruh proses administrasi dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Momentum penyerahan SK tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus amanah baru bagi Muhammadiyah untuk melanjutkan pengembangan lembaga pendidikan. Ia menegaskan bahwa sekolah tetap diharapkan menjadi ruang pendidikan yang terbuka bagi seluruh kalangan sebagai bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam kesempatan yang sama, Majelis Dikdasmen & PNF PWM Bangka Belitung, Edison Taher, menyampaikan bahwa ke depan para pegawai akan mendapatkan pembinaan melalui Baitul Arqam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembekalan bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya dalam memahami ideologi dan nilai-nilai Muhammadiyah.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman, karakter, dan komitmen para pendidik sehingga mampu menjalankan tugas pendidikan sejalan dengan nilai-nilai Persyarikatan.
Sementara itu, Ketua PWM Bangka Belitung menyampaikan arahan sekaligus pembinaan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang hadir. Penyerahan pengelolaan ini diharapkan menjadi awal baru bagi lembaga untuk terus berkembang di bawah pembinaan PWM Bangka Belitung bersama Majelis Dikdasmen & PNF.
Pengembangan lembaga pendidikan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang cerdas secara akademik sekaligus memiliki pemahaman dan karakter keagamaan yang baik.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan SK serta penyerahan dokumen administrasi kepada unsur terkait di lingkungan PWM Bangka Belitung, termasuk Majelis Dikdasmen & PNF dan Majelis Wakaf.
Penyerahan tersebut menandai berlanjutnya amanah pengelolaan lembaga pendidikan kepada Persyarikatan Muhammadiyah Bangka Belitung. Dengan semangat kebersamaan, proses ini diharapkan menjadi pijakan untuk menghadirkan pengelolaan pendidikan yang semakin profesional, berkemajuan, dan berorientasi pada kemaslahatan serta pencerdasan generasi bangsa.









