Menuju Peradaban Berkelanjutan, PWM Bangka Belitung Dukung Kiprah Perempuan Muda Melalui Muktamar XV Nasyiatul ‘Aisyiyah

Avatar photo
banner 120x600

Babelmendunia.com – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung menyampaikan dukungan dan harapan atas terselenggaranya Muktamar XV Nasyiatul ‘Aisyiyah yang berlangsung di Surakarta, 6–8 Agustus 2026, dengan mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi refleksi penting atas peran strategis perempuan muda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman sekaligus membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.

 

PWM Bangka Belitung memandang Muktamar XV bukan sekadar forum permusyawaratan organisasi, melainkan momentum memperkuat arah gerakan Nasyiatul ‘Aisyiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang terus melahirkan kader perempuan beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kapasitas kepemimpinan dalam berbagai bidang kehidupan.

 

Semangat “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan” dinilai sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah dalam membangun masyarakat Islam yang maju, inklusif, dan berkemajuan. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika sosial yang semakin kompleks, perempuan muda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan melalui pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga  Silaturahim PWM Babel Bersama Slamet Budiarto, Meneguhkan Komitmen Muhammadiyah Berkemajuan melalui Pendidikan dan Kesehatan

 

PWM Bangka Belitung juga berharap Muktamar XV mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis, kepemimpinan yang amanah, dan program kerja yang semakin memperkuat kontribusi Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam membangun generasi perempuan yang cerdas, mandiri, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan masa depan.

 

Muktamar XV hendaknya menjadi ruang konsolidasi gerakan perempuan muda Muhammadiyah untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kualitas kader, serta membangun sinergi yang lebih luas dalam mewujudkan peradaban yang berkelanjutan.

 

“Nasyiatul ‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam mencetak perempuan muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan kepemimpinan, tetapi juga kokoh dalam akidah, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan. Semoga Muktamar XV melahirkan keputusan-keputusan terbaik yang membawa kemajuan bagi organisasi dan Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.

 

PWM Bangka Belitung mengajak seluruh kader Nasyiatul ‘Aisyiyah menjadikan Muktamar XV sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat soliditas organisasi, serta memperluas kolaborasi dalam mewujudkan gerakan perempuan muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Melalui semangat kebersamaan dan tajdid, Nasyiatul ‘Aisyiyah diharapkan terus menjadi bagian penting dalam membangun peradaban yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *