Babelmendunia.com – Pangkalpinang — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung menyambut pelaksanaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Semarang, 6–9 Agustus 2026, sebagai momentum strategis untuk memperkuat arah gerak organisasi, memperkokoh persaudaraan, serta melahirkan gagasan-gagasan baru bagi kemajuan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia”, Muktamar XVI diharapkan menjadi ruang musyawarah yang mampu menghasilkan keputusan-keputusan terbaik dalam memperkuat organisasi, sistem perkaderan, serta pengembangan Tapak Suci di tingkat nasional maupun internasional.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung memandang bahwa Tapak Suci Putera Muhammadiyah bukan hanya perguruan seni bela diri, tetapi juga bagian dari dakwah Muhammadiyah yang berperan membentuk kader beriman, berilmu, berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Tema Muktamar XVI menjadi refleksi penting bahwa Tapak Suci harus tetap berakar pada tradisi dan nilai-nilai Islam Berkemajuan, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui tata kelola organisasi yang profesional, pembinaan kader yang berkualitas, kemandirian organisasi, serta kiprah yang semakin dikenal di tingkat dunia.
Melalui Muktamar XVI, diharapkan lahir kepemimpinan yang amanah, visioner, dan mampu membawa Tapak Suci terus berkembang sebagai organisasi kader Muhammadiyah yang tetap menjaga nilai-nilai luhur persyarikatan, sekaligus siap menghadapi tantangan global dengan semangat pembaruan.
Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung, Drs. KH. Hasan Rumata, menyampaikan bahwa Muktamar XVI bukan sekadar forum permusyawaratan organisasi, melainkan momentum memperkuat persaudaraan, menyatukan gagasan, dan memperkokoh komitmen seluruh kader Tapak Suci dalam membangun organisasi yang modern, mandiri, dan mendunia. Ia berharap semangat musyawarah dan kebersamaan yang terbangun selama Muktamar dapat melahirkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan Tapak Suci Putera Muhammadiyah serta memperkuat perannya sebagai perguruan kader yang berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung berharap Muktamar XVI menjadi tonggak penting dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas dakwah melalui seni bela diri, serta mengokohkan Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai perguruan yang modern, mandiri, mendunia, dan tetap berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Dengan semangat “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia”, Muktamar XVI diharapkan mampu menjadi pijakan lahirnya berbagai kebijakan strategis yang membawa Tapak Suci semakin berkemajuan dan memberikan kontribusi nyata bagi Persyarikatan Muhammadiyah, umat, bangsa, dan kemanusiaan.
