BabelMendunia.com, PANGKALPINANG — Kajian Rutin ke-7 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung (PWMBABEL) kembali hadir dengan tema yang menggetarkan jiwa, “Silat & Iman: Kekuatan Lahir Batin.”
Disampaikan oleh Ust. Ikhwan Fuad, M.Si. , seorang tokoh Tapak Suci dan pendakwah inspiratif, kajian ini terselenggara pada Kamis, 6 November 2025 pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung melalui YouTube Channel @pwmbabel.
Dalam kajian ini, Ust. Ikhwan mengajak jamaah untuk memahami bahwa kekuatan sejati seorang muslim bukan hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada keteguhan iman dan kebersihan hati. Ia mengutip firman Allah dalam QS. Surat Al-Anfal ayat 60 :
“Dan siapkanlah untuk menghadapi kekuatan mereka apa saja yang kamu sanggupi…”
Ayat ini menjadi dasar bahwa seorang muslim harus siap dalam segala aspek kehidupan — jasmani, rohani, dan moral. Tapak Suci, menurut Ust. Ikhwan, adalah wadah pembentukan karakter dan kepribadian beriman . Di dalamnya, seseorang belajar tentang disiplin, sabar, tangguh, dan rendah hati.
“Silat tanpa iman hanyalah gerak kosong tanpa arah. Tapi iman dengan silat akan melahirkan kekuatan yang beradab, keberanian yang keyakinan, dan jiwa dakwah yang menenangkan,” tutur Ust. Ikhwan dalam salah satu pesan yang penuh makna.
Beliau juga menegaskan bahwa muslim yang kuat bukanlah yang selalu menang dalam pertarungan, melainkan yang mampu mengendalikan dirinya — tetap sabar dalam marah, tegas dalam kebenaran, dan lembut dalam dakwah. Inilah hakikat “kekuatan lahir dan batin” yang harus dimiliki setiap kader Tapak Suci dan warga Muhammadiyah.
Kajian ini bukan sekedar pengajian rutin, namun juga refleksi spiritual bagi generasi muda Muhammadiyah untuk menyeimbangkan antara gerak dan dzikir, antara tenaga dan iman. Dengan semangat Islam Berkemajuan , PW Muhammadiyah Bangka Belitung terus menghadirkan dakwah yang hidup, inspiratif, dan dekat dengan realitas umat.
📺 Bagi yang belum menonton , simak tayangan ulangnya di YouTube Channel 👉 @pwmbabel
Karena kekuatan sejati bukan hanya di tangan, tapi di hati yang beriman dan beramal.
