Babelmendunia.com – Bangka Belitung — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (TOT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMU) pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Bangka Belitung sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan, pembaruan, dan integrasi data Persyarikatan Muhammadiyah.
Pelaksanaan TOT Satu Data Muhammadiyah menjadi langkah penting dalam mendorong tertib administrasi dan pengelolaan data organisasi. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya data yang akurat, terbarui, dan terintegrasi untuk mendukung perkembangan serta pengambilan kebijakan di lingkungan Persyarikatan.
Materi dalam kegiatan tersebut disampaikan langsung oleh narasumber dari tingkat pusat dan tim pengembangan sistem Muhammadiyah, yakni H. Amir Nashiruddin, Wakil Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Detta Dwi Prayitno, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta Rifan Ardyansyah dari Muhammadiyah Software Labs.
Kehadiran para narasumber tersebut memberikan kesempatan kepada peserta dari PDM dan PCM untuk memperoleh pemahaman serta pendampingan langsung terkait pengelolaan sistem Satu Data Muhammadiyah (SatuMU).
SatuMU diharapkan menjadi bagian dari penguatan transformasi digital Muhammadiyah, khususnya dalam pengelolaan data organisasi secara lebih tertib, terstruktur, dan terintegrasi.
Melalui sistem data yang semakin baik, informasi mengenai struktur organisasi, anggota, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta berbagai potensi dan aktivitas Persyarikatan diharapkan dapat terdokumentasi secara lebih efektif.
Dalam pengembangan sistem digital tersebut, SatuMU juga disampaikan sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital yang bekerja sama dengan Danamon Syariah. Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan Persyarikatan, termasuk kemungkinan pengembangan layanan yang berkaitan dengan sistem rekening dan layanan keuangan di masa mendatang.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan mekanisme, kebutuhan, serta perkembangan sistem yang diterapkan oleh Persyarikatan dan pihak terkait.
TOT ini juga menjadi langkah untuk menyiapkan sumber daya manusia di tingkat daerah dan cabang agar mampu memahami serta mengembangkan penggunaan sistem SatuMU di wilayah masing-masing.
Dengan adanya peserta yang telah mendapatkan pelatihan, proses pendataan diharapkan dapat diteruskan secara bertahap hingga ke seluruh tingkatan organisasi Muhammadiyah di Bangka Belitung.
PWM Bangka Belitung melalui kegiatan tersebut terus mendorong penguatan tata kelola organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai, prinsip, dan semangat gerakan Muhammadiyah.
Kegiatan Training of Trainer Satu Data Muhammadiyah (SatuMU) ini diharapkan menjadi langkah bersama dalam membangun ekosistem data Persyarikatan yang semakin kuat, akurat, dan terintegrasi, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan sistem digital Muhammadiyah yang semakin modern dan berkemajuan di Bangka Belitung.

















