BabelMendunia.com, Pangkalpinang — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung (PWM Babel) kembali menggelar kajian rutin ke-4 pada Kamis malam (malam Jumat), dengan mengangkat tema “Makan Halal, Bergizi, dan Aman: Dari Sunnah Rasul hingga Tantangan Program Makan Gratis.”
Kajian kali ini menghadirkan dr. Hastuti, Ketua Kesehatan PW ‘Aisyiyah Bangka Belitung sekaligus Anggota MPKU Muhammadiyah Babel sebagai narasumber. Acara dipandu oleh Artika Salsabila HW sebagai host, sehingga jalannya diskusi terasa hangat dan interaktif.
Dalam pemaparannya, dr. Hastuti menekankan bahwa Islam telah memberikan pedoman jelas tentang pentingnya makanan yang halal dan thayyib — bukan hanya sah secara syariat, tetapi juga baik, bergizi, dan aman bagi kesehatan.
> “Program makan gratis adalah amal yang sangat mulia. Tapi jangan lupa, memberi makan orang lain juga amanah besar. Makanan harus halal, baik, dan aman agar tidak menjadi mudarat,” ungkap dr. Hastuti.
Hal tersebut juga sejalan dengan firman Allah dalam Al-Baqarah ayat 168:
> “Wahai sekalian manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik (thayyib) yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.”
dr. Hastuti mengingatkan bahwa kasus keracunan yang terjadi dalam beberapa program makan gratis harus menjadi pelajaran penting. Proses mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi perlu memperhatikan standar keamanan pangan.
Ia juga menambahkan, edukasi gizi dan kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan agar program makan gratis benar-benar memberi manfaat dan membawa keberkahan.
Kajian ini merupakan bagian dari agenda rutin PWM Babel yang digelar setiap Kamis malam, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube PWM Babel. Antusiasme peserta cukup tinggi, banyak yang berharap pembahasan ini bisa mendorong pelaksanaan program makan gratis yang lebih aman, sehat, dan berkah di Bangka Belitung.
PWM Babel melalui kajian rutin ini terus berkomitmen menjadi ruang dakwah pencerahan, membahas isu-isu aktual dengan sudut pandang Islam yang solutif dan membangun.
