KKN Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung Gelar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Pernikahan Dini, dan Pencegahan Putus Sekolah di SMPN 2 Lubuk Besar

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com, Lubuk Besar, 27 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung melaksanakan program kerja utama berupa sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pernikahan dini, dan pencegahan putus sekolah di SMP Negeri 2 Lubuk Besar. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi dengan antusias sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap berbagai permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa masa remaja merupakan masa yang sangat rentan karena rasa penasaran yang tinggi, pengaruh pergaulan, serta lingkungan sekitar sering kali mendorong remaja mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan dampaknya secara matang. Oleh karena itu, para siswa diajak untuk lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan dan menentukan langkah dalam kehidupan mereka.

Materi sosialisasi membahas tentang narkoba yang meliputi narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan kesehatan fisik dan mental, menurunnya kemampuan berpikir jernih, serta turunnya prestasi belajar. Selain merugikan diri sendiri, penyalahgunaan narkoba juga memiliki konsekuensi hukum yang berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Bapak Kepala Desa Lamana Ridianto selaku pemateri menekankan bahwa banyak kasus pengguna maupun pengedar narkoba berakhir dengan hukuman penjara, bahkan melibatkan remaja usia sekolah.

Selain membahas bahaya narkoba, kegiatan ini juga menyoroti permasalahan pernikahan dini dan putus sekolah yang masih ditemukan di kalangan remaja. Disampaikan bahwa pendidikan bukanlah penghambat untuk mencari penghasilan, melainkan jalan untuk memperoleh peluang yang lebih baik di masa depan. Banyak remaja yang memilih berhenti sekolah karena ingin segera bekerja atau menikah, padahal kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri belum tentu datang untuk kedua kalinya. Para siswa diingatkan bahwa keinginan memperoleh uang dengan cepat tidak boleh mengorbankan pendidikan dan cita-cita mereka.

Baca Juga  Mahasiswa Unmuh Babel Meriahkan Malam Nisfu Sya’ban Dengan Ceramah Spesial Dari Rektor Unmuh Babel di Pulau Nangka

Pemateri juga menjelaskan bahwa banyak masalah besar berawal dari hal-hal yang terlihat biasa, seperti ikut-ikutan teman, rasa penasaran, ingin terlihat keren, atau mengambil keputusan secara tergesa-gesa tanpa memikirkan akibat jangka panjangnya. Oleh sebab itu, penting bagi remaja untuk memiliki prinsip yang kuat dan keberanian untuk menolak ajakan yang dapat merugikan masa depan mereka.

Dalam sosialisasi tersebut turut disampaikan pentingnya dukungan keluarga dalam membangun masa depan remaja. Perhatian orang tua, komunikasi yang baik, bimbingan belajar, motivasi, serta dukungan psikologis sangat dibutuhkan agar anak dapat tumbuh dengan baik dan mampu menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitarnya. Hubungan yang harmonis antara anak dan keluarga diyakini dapat membantu mencegah berbagai permasalahan sosial yang dialami remaja.

Pada sesi tanya jawab, seorang siswi kelas VIII C bernama Sindy menanyakan alasan mengapa narkoba sangat berbahaya. Pertanyaan tersebut dijawab oleh pemteri yang menjelaskan bahwa narkoba tidak mengenal usia dan dapat merusak fisik, mental, emosi, serta kemampuan berpikir seseorang. Penggunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh, gangguan kesehatan, daya tahan tubuh menurun, serta menghancurkan masa depan penggunanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung berharap para siswa SMPN 2 Lubuk Besar dapat memahami pentingnya menjauhi narkoba, menunda pernikahan sampai memiliki kesiapan yang matang, dan mempertahankan pendidikan sebagai bekal utama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada seluruh siswa untuk menjaga diri, memilih pergaulan yang sehat, serta tidak membiarkan keputusan sesaat menentukan seluruh perjalanan hidup mereka. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat tercipta generasi muda Desa Lubuk Besar yang lebih sadar akan pentingnya pendidikan, kesehatan, dan masa depan yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *