Indeks
Blog, Opini  

Bumi Laskar Pelangi Hari Ini: Antara Identitas, Tantangan, dan Harapan

Oleh: Arif Rahman Hakim Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

BabelMendunia.com, Bumi Laskar Pelangi bukan sekadar julukan bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia adalah identitas, cerminan kekayaan alam, budaya, dan semangat masyarakatnya yang tumbuh dari pesisir hingga pulau-pulau kecil. Namun hari ini, Bumi Laskar Pelangi tengah berada di persimpangan antara mempertahankan jati diri dan menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.

Bangka Belitung dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Laut yang kaya, pulau-pulau indah, serta budaya lokal yang kuat menjadi modal besar untuk pembangunan berkelanjutan. Pariwisata, perikanan, dan ekonomi kreatif sebenarnya dapat menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat. Sayangnya, potensi ini belum sepenuhnya dikelola secara optimal dan berkeadilan.

Di sisi lain, tantangan lingkungan menjadi persoalan yang semakin nyata. Kerusakan ekosistem laut, degradasi lahan, serta persoalan sampah dan tata kelola ruang menjadi catatan penting yang tidak bisa diabaikan. Jika tidak ditangani dengan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan, kekayaan alam yang selama ini menjadi kebanggaan justru dapat berubah menjadi beban bagi generasi mendatang.

Bumi Laskar Pelangi juga dihadapkan pada tantangan sosial dan ekonomi. Ketergantungan pada sektor tertentu membuat masyarakat rentan terhadap perubahan ekonomi global. Di sinilah dibutuhkan keberanian untuk melakukan transformasi, dengan mendorong diversifikasi ekonomi yang berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Namun di balik berbagai tantangan tersebut, harapan tetap tumbuh. Semangat masyarakat Bangka Belitung yang dikenal ramah, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai gotong royong merupakan kekuatan utama daerah ini. Generasi muda dengan kreativitas dan inovasi yang terus berkembang menjadi penentu arah masa depan Bangka Belitung. Jika diberi ruang dan dukungan, mereka mampu membawa Bumi Laskar Pelangi melangkah lebih maju tanpa kehilangan jati diri.

Bumi Laskar Pelangi hari ini membutuhkan kolaborasi, bukan sekadar retorika. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan generasi muda harus berjalan seiring dalam menjaga alam, memperkuat budaya, dan membangun ekonomi yang berkelanjutan. Julukan Laskar Pelangi bukan hanya simbol masa lalu, tetapi harus terus hidup sebagai semangat untuk menerangi masa depan Bangka Belitung.

Exit mobile version