Babelmendunia.com — Di tengah pesatnya perkembangan era digital dan tantangan dunia kerja modern, hadir sosok anak muda inspiratif asal Pulau Bangka yang mulai mencuri perhatian publik. Ia adalah Ahmad Rama Efrizal, seorang CEO muda yang mendirikan dipintarin dari usia 27 tahun yang dikenal sebagai pendiri dan penggerak platform pendidikan serta pelatihan nasional Dipintarin.
Dengan usia yang masih muda, Ahmad Rama Efrizal menunjukkan bahwa generasi muda daerah mampu tampil sebagai motor perubahan. Berasal dari Bangka Belitung, Rama membawa visi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan, pelatihan kompetensi, sertifikasi profesi, dan kolaborasi lintas sektor.
Perjalanan Rama membangun Dipintarin tidaklah instan. Berawal dari semangat membantu masyarakat agar lebih mudah mendapatkan akses pelatihan dan peningkatan keterampilan, ia perlahan mengembangkan Dipintarin menjadi platform yang menjangkau berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, fresh graduate, tenaga kerja, ASN, profesional, hingga masyarakat umum di berbagai daerah Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Dipintarin aktif menyelenggarakan berbagai pelatihan nasional berbasis online maupun hybrid yang menghadirkan para praktisi, akademisi, dan profesional dari berbagai bidang. Program-program yang dijalankan mencakup pelatihan HR, legal auditor, leadership, public speaking, digital marketing, pekerja migran, pengembangan karier, hingga sertifikasi kompetensi profesional.
Tidak hanya fokus pada pelatihan, Ahmad Rama Efrizal juga aktif membangun jaringan kerja sama dengan berbagai organisasi, kampus, komunitas, lembaga, dan perusahaan di Indonesia. Ia percaya bahwa kolaborasi menjadi kunci penting dalam membangun generasi muda yang unggul dan siap bersaing secara global.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM pekerja migran Indonesia. Dalam beberapa kesempatan, Ahmad Rama Efrizal turut hadir dan membangun komunikasi bersama jajaran pemerintah, termasuk Wakil Menteri Pekerja Migran Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia agar lebih profesional, terlindungi, dan berdaya saing internasional.
Selain itu, Rama juga beberapa kali terlibat dalam forum bersama kepala daerah dan tokoh nasional untuk membahas pengembangan pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan pemuda. Kehadirannya bersama para pemimpin daerah menunjukkan bahwa anak muda kini mulai dipercaya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Tidak berhenti sampai di situ, Ahmad Rama Efrizal juga membawa visi besar agar Dipintarin dapat berkembang menjadi lembaga pelatihan berskala internasional. Ia mendorong pengembangan kerja sama global, penguatan sertifikasi kompetensi, hingga rencana pengembangan jurnal ilmiah dan pendidikan berbasis teknologi.
Di tengah aktivitasnya sebagai CEO muda, Rama dikenal sebagai pribadi yang aktif membangun relasi, dekat dengan anak muda, dan memiliki semangat tinggi dalam mendorong generasi muda Indonesia agar terus berkembang. Baginya, kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi bagaimana mampu membuka peluang dan manfaat bagi banyak orang.
Keberhasilan Ahmad Rama Efrizal menjadi inspirasi bahwa usia muda bukanlah batasan untuk berkarya dan memimpin. Dari Pulau Bangka, ia membuktikan bahwa anak daerah mampu hadir di tingkat nasional dengan gagasan besar, inovasi, dan keberanian membangun perubahan.
Melalui langkah-langkah yang terus dilakukannya, Ahmad Rama Efrizal kini dikenal sebagai salah satu figur muda visioner yang berpotensi membawa gerakan pendidikan dan pengembangan SDM Indonesia menuju level yang lebih maju, profesional, dan mendunia.
