Babelmendunia.com – Pangkalpinang, 5 Juli 2026 — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung menggelar kegiatan Upgrading Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung di Grand Safran Hotel Pangkalpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar persyarikatan dalam memperkuat pemahaman ideologi Muhammadiyah, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta memperkokoh gerakan dakwah berkemajuan di Bangka Belitung.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Pelaksana Romadon, S.T., M.Pd. dan Sekretaris Isti Widiharjanti, S.E.I., M.M., Ph.D. Pelaksanaannya diinisiasi oleh MPKSDI PWM Bangka Belitung yang berkolaborasi dengan unsur ‘Aisyiyah sebagai bentuk sinergi dalam membangun persyarikatan yang semakin kuat dan berkemajuan.
Dalam laporan pembukaan, Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan upgrading bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman ideologi kemuhammadiyahan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan persyarikatan. Kegiatan ini diikuti oleh 47 peserta yang berasal dari enam kabupaten dan satu kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terdiri atas unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, pimpinan daerah, serta organisasi otonom tingkat wilayah.
Pelaksanaan kegiatan didukung oleh berbagai unsur persyarikatan dan mitra yang turut berkontribusi sehingga agenda penguatan organisasi ini dapat terlaksana dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D. dan Drs. H. Agung Danarto, M.Ag.
Pada pembukaan kegiatan, Sekretaris PWM Bangka Belitung, Drs. H. Hasan Rumata, menyampaikan harapan agar upgrading ini menjadi ruang refleksi dan penyegaran bagi seluruh peserta dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, penguatan kapasitas kader dan pimpinan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan dakwah Muhammadiyah di Bangka Belitung.
Sementara itu, Prof. Hilman Latief dalam arahannya mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi agenda-agenda strategis persyarikatan di masa mendatang. Ia juga mendorong seluruh pimpinan Muhammadiyah untuk terus mengkaji dan mengaktualisasikan nilai-nilai Islam Berkemajuan sebagai pedoman dalam gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal hadir sebagai gerakan tajdid yang senantiasa berupaya menghadirkan pembaruan dalam kehidupan umat dengan tetap berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dalam konteks perkembangan zaman, Muhammadiyah dituntut untuk terus responsif terhadap berbagai tantangan baru, termasuk dalam pengembangan pemikiran, ilmu pengetahuan, dan tata kelola organisasi.

Prof. Hilman juga menyinggung pentingnya penguatan tradisi keilmuan, kajian-kajian keislaman, serta semangat amar makruf nahi munkar yang dilakukan secara bijaksana dan mencerahkan. Menurutnya, setiap ikhtiar pembaruan tentu menghadapi tantangan, namun hal tersebut merupakan bagian dari dinamika perjuangan yang harus dihadapi dengan kesabaran, ilmu, dan keteguhan.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk terus menjaga keikhlasan, memperkuat budaya ilmu, serta merawat marwah persyarikatan sebagai modal utama dalam menghadirkan dakwah yang berkemajuan dan memberikan manfaat luas bagi umat.
Melalui kegiatan upgrading ini, PWM Bangka Belitung berharap lahir semangat baru, wawasan yang semakin luas, serta komitmen yang semakin kuat dalam membawa Muhammadiyah terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bangka Belitung.





