Ubah Tutup Botol Bekas Menjadi Gantungan Kunci Kreatif, KKN MAS PLP Kelompok 3 Ajak Siswa Peduli Lingkungan

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com, Bumiaji, 21 Agustus 2026 — Barang bekas, khususnya sampah plastik, tidak selalu harus berakhir menjadi limbah. Dengan kreativitas dan pengelolaan yang tepat, barang yang sudah tidak terpakai dapat diubah menjadi berbagai karya menarik dan bernilai guna. Semangat tersebut diperkenalkan mahasiswa KKN MAS PLP Kelompok 3 Desa Bumiaji melalui kegiatan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol bekas bersama siswa sekolah dasar di Desa Bumiaji, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memanfaatkan tutup botol plastik yang umumnya dibuang untuk diolah menjadi kerajinan sederhana berupa gantungan kunci.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN MAS PLP Kelompok 3 mendampingi siswa secara langsung dalam setiap tahapan pembuatan. Pendampingan dilakukan agar siswa dapat mengikuti proses dengan mudah sekaligus memperoleh pengalaman praktik dalam mengolah barang bekas menjadi produk yang bermanfaat.

Baca Juga  PWM Bangka Belitung Sambut Kunjungan Wakil Ketua PP Muhammadiyah, Perkuat Dakwah dan Pengembangan Amal Usaha

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan konsep pemanfaatan sampah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa. Melalui proses pembuatan kerajinan, siswa diajak melihat barang bekas dari sudut pandang yang berbeda serta memahami bahwa benda yang dianggap tidak bernilai masih dapat digunakan kembali apabila dikelola secara kreatif.

Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN MAS PLP Kelompok 3 dalam mendukung edukasi lingkungan di Desa Bumiaji. Pengenalan pengelolaan barang bekas kepada anak-anak diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengurangi dan memanfaatkan sampah yang ada di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan ini, mahasiswa berharap pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dapat lebih mudah diterima oleh siswa. Pemanfaatan tutup botol bekas menjadi gantungan kunci menjadi contoh sederhana bahwa sampah dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dan dimanfaatkan dengan tepat.

Kegiatan tersebut sekaligus mengajarkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Barang bekas yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi karya yang menarik dan bermanfaat. Ke depan, pengalaman ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus semakin kreatif dalam memanfaatkan berbagai bahan yang tersedia di sekitar mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *