
Pangkalpinang — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung menggelar rapat rutin pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Ruang Sekretariat PWM Babel. Rapat ini menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam pengembangan amal usaha dan dakwah pencerahan di Bangka Belitung.
Rapat diawali dengan pengantar dari Sekretaris PWM Babel, KH. Hasan Rumata, yang kemudian menyerahkan forum kepada Ketua PWM Bangka Belitung, Drs. KH. Sahirman Djumli, M.Si., untuk menyampaikan pembukaan. Dalam sambutannya, Ketua PWM menekankan bahwa bermuhammadiyah adalah amanah besar yang menuntut tanggung jawab, keikhlasan, dan konsistensi dalam berbuat kebaikan melalui jalan persyarikatan.
“Di Muhammadiyah, amanah itu banyak. Karena itu, kita harus berbuat kebaikan dengan cara Muhammadiyah. Kepedulian terhadap persyarikatan, ortom, lembaga, dan amal usaha harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai energi kolektif untuk mendukung dan menguatkan lembaga serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), agar persyarikatan semakin kokoh dan berkemajuan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PWM Babel menyampaikan kabar menggembirakan dengan lahirnya kembali AUM pendidikan di Kota Pangkalpinang, yakni SD Hizbul Wathan (HW). Sekolah ini akan berlokasi di kawasan SMKS Muhammadiyah Pangkalpinang, Jalan Sembung Baru, dan telah resmi membuka pendaftaran peserta didik baru.
“Ini adalah wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam mencerdaskan anak bangsa. Pendidikan tetap menjadi jantung gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan (Kwarwil HW) Bangka Belitung, Gatot, menyampaikan bahwa pada tahun ini akan digelar Musyawarah Wilayah (Musywil) Hizbul Wathan dengan Kabupaten Bangka Selatan sebagai tuan rumah. Selain itu, agenda nasional Hizbul Wathan juga akan dilaksanakan di Yogyakarta dalam waktu dekat.
Ia menambahkan bahwa dalam agenda Rakernas, program SD Hizbul Wathan telah mendapatkan izin dari Majelis Dikdasmen, sehingga semakin menambah jumlah AUM Muhammadiyah di Bangka Belitung. Rencananya, peresmian SD HW akan dihadiri langsung oleh perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Di bidang pendidikan menengah, Wakil Ketua PWM Babel Bidang Dikdasmen, Edison, menyampaikan rencana penguatan dan penataan sekolah Muhammadiyah di Pangkalpinang. Salah satunya adalah perubahan nama SMK Sore menjadi SMKS Muhammadiyah Pangkalpinang. Dalam pengembangannya, kawasan sekolah tersebut akan menaungi dua jenjang pendidikan, yakni SD dan SMK Muhammadiyah, dengan pembagian lokasi gedung lama dan gedung atas.
“Kita akan kembangkan secara bertahap. Administrasi ke Dinas Pendidikan Kota akan segera diurus agar proses pembelajaran dan penerimaan peserta didik baru berjalan optimal,” jelasnya.
Menutup rapat, Ketua PWM Bangka Belitung mengingatkan seluruh pimpinan dan kader Muhammadiyah untuk tetap bijak menyikapi informasi di era digital. Ia menekankan pentingnya tabayun dan tidak mudah terpancing oleh informasi negatif yang belum terverifikasi.
“Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Di era digital, jejak informasi tidak pernah hilang,” pesannya.
Rapat rutin ini menegaskan arah gerak PWM Bangka Belitung yang fokus pada penguatan organisasi, pengembangan amal usaha, serta komitmen dakwah dan pendidikan yang berkelanjutan demi kemajuan umat dan daerah.