Indeks

Mengenal Lebih Dekat Calon Presiden & Wakil Presiden Mahasiswa IAIN SAS BABEL 2026

BabelMendunia.com, Menjelang kontestasi demokrasi kampus tahun 2026, dinamika pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung semakin menarik perhatian. Dua figur muda yang kini mencuat sebagai calon pemimpin mahasiswa adalah Sanjai Saputra dan Yuanda Safitri. Keduanya dikenal sebagai pribadi aktif, berprestasi, dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat.

Sosok Sanjai Saputra: Konsisten Berproses dalam Kepemimpinan

Sanjai Saputra merupakan mahasiswa Program Studi Psikologi Islam angkatan 2023 yang telah menempuh perjalanan panjang dalam dunia organisasi kampus. Sejak awal perkuliahan, ia dipercaya sebagai Ketua Kelas 1A, kemudian menjabat sebagai Ketua Angkatan Psikologi Islam 2023.

Pengalaman tersebut menjadi fondasi awal dalam membangun karakter kepemimpinan, manajemen tim, serta tanggung jawab terhadap amanah. Sanjai juga aktif di UKM PIK-R MUTIARA IAIN SAS BABEL selama tiga periode, hingga dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum pada tahun 2025.

Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Bendahara II HIMA Psikologi Islam dan staf Kementerian Dalam Negeri DEMA IAIN SAS BABEL 2025. Berbagai peran ini memperkaya pengalamannya dalam penguatan kelembagaan dan pelayanan mahasiswa.

Di luar kampus, Sanjai terpilih sebagai delegasi KKN Nusantara Moderasi Beragama 2025 di Yogyakarta, yang mempertemukannya dengan masyarakat lintas latar belakang agama. Pengalaman tersebut menguatkan nilai toleransi dan moderasi dalam dirinya.

Puncak prestasi lainnya diraih saat ia dinobatkan sebagai Winner Duta Kampus pada ajang SEIFA 2025. Capaian ini menjadi refleksi dari konsistensi, kerja keras, dan dedikasi dalam mengembangkan potensi diri.

Berangkat dari kepedulian terhadap dinamika kampus, Sanjai memantapkan diri maju sebagai calon Presiden Mahasiswa dengan visi menghadirkan perubahan yang nyata, berkelanjutan, dan berpihak pada mahasiswa.

Sosok Yuanda Safitri: Pemimpin Progresif dan Berprestasi

Yuanda Safitri merupakan mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) semester 6 yang dikenal aktif, inovatif, dan berorientasi pada dampak nyata.

Pada tahun 2025, Yuanda dipercaya menjabat sebagai Ketua HIMA BKPI. Di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut mengalami perkembangan signifikan, termasuk sukses menyelenggarakan lomba nasional pertama yang melibatkan ABKIN, sehingga memperluas jejaring akademik dan profesional.

Seluruh program kerja HIMA BKPI berhasil direalisasikan dengan baik, disertai berbagai inovasi seperti sosialisasi ke sekolah-sekolah, penguatan literasi konseling, serta kolaborasi dengan pelaku seni dan batik lokal untuk melestarikan budaya Bangka Belitung.

Di bidang sosial, Yuanda aktif menggalang dana dan melaksanakan kegiatan donasi ke panti asuhan, menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan dalam organisasi yang dipimpinnya.

Pada September 2025, ia terpilih sebagai delegasi kegiatan internasional GRAFITACI Vol. 2 di UIN Raden Fattah Palembang, dan meraih apresiasi sebagai “Pendatang Terbaik” di forum multinasional tersebut.

Prestasi lainnya meliputi Juara 1 Lomba Poster Nasional 2025 yang diselenggarakan ITHLA PW 1 Sumatera, serta Juara Harapan 1 Lomba Konten Edukatif Digital ABKIN. Pada tahun 2024, ia juga meraih Beasiswa Prestasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan IPK sempurna 4,00.

Di tingkat eksternal, Yuanda aktif di IMABKIN Pusat, IMABKIN PW 1 Sumatera, serta menjabat sebagai Sekretaris II di YBM PLN UIW Babel.

Harapan Baru bagi Kepemimpinan Mahasiswa

Kehadiran Sanjai Saputra dan Yuanda Safitri sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa 2026 menjadi angin segar bagi dinamika kemahasiswaan IAIN SAS BABEL. Keduanya menghadirkan perpaduan antara pengalaman organisasi, prestasi akademik, kepedulian sosial, serta jejaring nasional dan internasional.

Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan visi perubahan, pasangan ini diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.

Pemilihan Presiden Mahasiswa 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum menentukan arah masa depan organisasi mahasiswa. Melalui rekam jejak dan dedikasi yang telah ditunjukkan, Sanjai Saputra dan Yuanda Safitri hadir sebagai representasi generasi muda yang siap membawa IAIN SAS BABEL menuju kampus yang lebih maju, berdaya saing, dan bermartabat.

Exit mobile version