
Dalam pelaksanaan hari kedua ini, sekitar 50 relawan dari berbagai Organisasi Otonom Muhammadiyah turun langsung ke lapangan bersama tim LAZISMU. Mereka membawa spanduk, kotak donasi, dan seruan kebaikan sebagai simbol kepedulian serta solidaritas Muhammadiyah terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kehadiran para relawan ini menarik perhatian para pengguna jalan, yang banyak memberikan dukungan dan partisipasi.
LAZISMU Bangka Belitung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan donasi baik secara langsung di lokasi maupun melalui kanal daring. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Aksi hari ini menjadi rangkaian terakhir penggalangan dana secara langsung di jalan. Namun, LAZISMU Bangka Belitung memastikan bahwa penggalangan dana secara online tetap dibuka melalui akun Instagram dan website resmi, sehingga masyarakat yang ingin berbagi masih dapat menyalurkan donasi.
LAZISMU Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga transparansi dalam penggunaan dana, mulai dari penerimaan hingga penyalurannya kepada para korban bencana. Seluruh proses akan diumumkan secara terbuka dan dapat dipantau oleh masyarakat.
Aksi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong dan kepedulian sosial terus hidup, dan Muhammadiyah melalui LAZISMU serta MDMC berkomitmen hadir sebagai bagian dari solusi kemanusiaan.