BabelMendunia.com, Fery Irwandi, sosok konten creator yang berhasil mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberikan donasi sehingga tembus mencapai RP10,3 M, untuk warga yang terdampak bencana Sumatra
Bencana yang terjadi di pulau Sumatra membuat kita mengingat kembali tentang kenyataan pahit yang terus berulang, ketika negara belum bisa hadir sepenuhnya, rakyatlah yang terlebih dahulu datang untuk menolong. Disaat kondisi darurat yang menuntut kecepatan dan ketepatan, sering kali respon publik lebih nyata dibandingkan dengan mekanisme pemerintahan. Fenomena ini terlihat jelas dari aksi cepat dari konten kreator Fery Irwandi, yang dimana dia membuka donasi untuk memberikan kesempatan kepada rakyat yang ingin mengulurkan tangannya untuk membantu pulau Sumatra, serta ia terjun kelapangan untuk memberikan bantuan secara langsung.
Fery merupakan salah satu figur yang dimana dia bergerak untuk memberikan bantuan, dan cepat dirasakan oleh masyarakat yang terdampak. Melalui dunia internet mulai dari siaran langsung, serta postingan unggahannya di sosial media, Fery berhasil menggerakan ribuan rakyat untuk berpartisipasi. Dalam hitungan jam banyak bantuan logistik dan relawan yang terkumpul untuk ikut membantu Fery. Fenomena ini menunjukkan 2 hal yang sangat jelas.
Pertama, kini media sosial bisa menjadi alat solidaritas baru yang sangat efektif. Konten kreator memiliki daya tarik, kedekatan emosional dan kepercayaan oleh publik, serta mampu untuk mengumpulkan donasi dalam skala besar hanya dalam waktu yang singkat. Kedua, kondisi ini menyatakan bahwa ada celah yang nyata dalam penanganan bencana ini dari lembaga resmi . Ketika masyarakat melihat proses distribusi bantuan pemerintah yang terhambat karena akses koordinasi dan birokrasi lembaga resmi yang sulit, mereka justru mempersulit bantuan kepada sosok tokoh yang dianggap lebih cepat serta transparan, dan langsung menyentuh kebutuhan korban.
Menurut informasi yang didapatkan, aksi donasi yang dibuka oleh Fery Irwandi berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar10,3 miliar hanya dalam waktu 24 jam, yang dimana Fery membuka donasi di kitabisa.com.
“Dan 12 jam live streaming itu selesai diangka Rp8 miliar lebih, dan ternyata sekitar jam 12.00 lebih sedikit gw lihat udah Rp10 miliar, Wow. Dan disini kita harus tutup dulu teman-teman, supaya kita bisa alokasikan kita salurkan secepatnya untuk mereka yang membutuhkan. ” Ucap Fery disalah satu videonya.
Fery juga menyampaikan akan mengusahakan terlebih dahulu kedaerah terpelosok yang terisolasi serta akses nya terputus danbelum pernah mendapat bantuan sama sekali.
Fery juga turut berterimakasih kepada 87 ribu masyarakat yang sudah ikut memberikan bantuan.
“Semua bentuk bantuan pasti berarti, sekali lagi terimakasih“, ucap Fery
Rekapitulasi terdampak bencana
Menurut BNPB, tercatat ada 846 korban jiwa, 547 korban hilang , dan sekitar 2,7 ribu korban luka-luka. Selain itu ada beberapa kerusakan diantara lain, ada sekitar 10,9 ribu rumah yang rusak, 536 fasilitas umum, 25 fasilitas kesehatan, 326 fasilitas pendidikan, 185 rumah ibadah, 115 gedung/kantor, dan295 jembatan yang rusak, per 5 Desember 2025.














