KKN UNMUH Babel Hadirkan “Pulau Seliu Storyline”, Kenalkan Sejarah dan Potensi Wisata Pulau Seliu

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com,  BELITUNG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH Babel) Tahun 2026 menghadirkan inovasi bertajuk “Pulau Seliu Storyline” sebagai media informasi untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan potensi wisata Pulau Seliu kepada masyarakat maupun wisatawan.

Program tersebut diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Pulau Seliu pada Senin, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.

“Pulau Seliu Storyline” dikemas dalam bentuk papan informasi sejarah yang memuat berbagai informasi mengenai asal-usul nama Seliu, tokoh sejarah, perkembangan wilayah, keberagaman masyarakat, tradisi adat, mata pencaharian, hingga sejarah dan peninggalan sejumlah tempat di Pulau Seliu.

Hadirnya program tersebut dilatarbelakangi oleh sejarah Pulau Seliu yang selama ini banyak berkembang melalui cerita lisan dan ingatan masyarakat. Melalui “Pulau Seliu Storyline”, mahasiswa KKN berupaya mendokumentasikan berbagai cerita sejarah lokal agar dapat disajikan secara lebih terstruktur, informatif, dan mudah dipahami.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa KKN melibatkan perangkat desa, masyarakat, dan tokoh lokal melalui kegiatan observasi, wawancara, diskusi kelompok, serta dokumentasi. Informasi yang dihimpun kemudian disusun menjadi alur cerita sejarah yang mencakup kisah Syeh Syaman, asal-usul nama Seliu, H.J. Mandor Mahmud bin Ali, tradisi Dulmulok, Selamat Laut dan Selamat Kampung, perubahan mata pencaharian masyarakat, Liu-Liu, hingga Tanjung Marang Bulo.

Baca Juga  BPMP Provinsi Bangka Belitung Percayakan Penyaluran Daging Kurban kepada Muhammadiyah Bangka Belitung

Kehadiran “Pulau Seliu Storyline” mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Seliu, Sukirman, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKN dalam menghadirkan media informasi sejarah tersebut.

“Kami sebagai masyarakat Seliu tidak henti-hentinya mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah membuat Pulau Seliu Storyline agar sejarah Pulau Seliu tetap diketahui masyarakat dan wisatawan yang datang ke Pulau Seliu. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ujar Sukirman.

Menurutnya, keberadaan media tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan sejarah Pulau Seliu kepada masyarakat luas sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di daerah tersebut.

Mahasiswa KKN UNMUH Babel berharap “Pulau Seliu Storyline” dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat upaya pelestarian sejarah dan budaya lokal sekaligus mendukung pengembangan potensi wisata Pulau Seliu.

Baca Juga  DPD IMM BABEL Serukan Jaga Persatuan Nasional Dalam Menghadapi Dinamika Geopolitik Global Yang Semakin Elusif

Media tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi sejarah, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas, budaya, dan berbagai potensi yang dimiliki Pulau Seliu kepada wisatawan.

Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung diharapkan tidak hanya menikmati keindahan alam Pulau Seliu, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai cerita, budaya, dan perjalanan sejarah masyarakat setempat.

Melalui program ini, sejarah dan budaya Pulau Seliu diharapkan dapat terus dikenal, dipahami, serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *