BabelMendunia.com, BATU, JAWA TIMUR — Kelompok 71 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) yang terdiri atas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Sibolga melaksanakan program edukasi lingkungan di kawasan Sumber Ngesong, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).
Program tersebut difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat dan pengunjung terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta mengelola sampah melalui pemasangan eco signage, papan edukasi, dan penyediaan tempat sampah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Kawasan Sumber Ngesong dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi lingkungan yang perlu dijaga secara bersama-sama. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa selama pelaksanaan KKN, penguatan edukasi mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan kawasan tersebut.
Eco Signage sebagai Media Edukasi Lingkungan
Melalui program ini, Kelompok 71 KKN MAs membuat dan memasang sejumlah eco signage yang berisi pesan edukatif mengenai kebersihan lingkungan, ajakan membuang sampah pada tempatnya, serta pentingnya menjaga kawasan Sumber Ngesong.
Media tersebut dirancang agar pesan mengenai kepedulian lingkungan dapat disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun pengunjung. Selain eco signage, mahasiswa juga menyediakan papan edukasi terkait sampah serta tempat sampah sebagai fasilitas pendukung.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kebersihan sekaligus mendorong kebiasaan membuang dan mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab.
Tidak Hanya Edukasi, Mahasiswa Turun Langsung
Edukasi lingkungan juga disertai dengan aksi bersih-bersih di kawasan Sumber Ngesong. Mahasiswa bersama pihak terkait melakukan pembersihan area, mengumpulkan sampah, serta menata lingkungan di sekitar kawasan.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk aksi nyata mahasiswa dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan contoh bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan terlibat langsung, mahasiswa tidak hanya menyampaikan pesan edukasi, tetapi juga menerapkannya melalui tindakan.
Kolaborasi Tiga Perguruan Tinggi Muhammadiyah
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi mahasiswa dari tiga perguruan tinggi Muhammadiyah. Perbedaan latar belakang daerah dan institusi menjadi kekuatan dalam menyusun serta melaksanakan program pengabdian yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat di lokasi KKN.
Bagi Kelompok 71 KKN MAs, program eco signage menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Kelompok 71 berharap keberadaan eco signage, papan edukasi, dan tempat sampah dapat terus dimanfaatkan serta menjadi pengingat bagi masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan Sumber Ngesong.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah kepada masyarakat melalui edukasi, aksi lingkungan, serta kolaborasi lintas perguruan tinggi. Dari langkah sederhana di Sumber Ngesong, mahasiswa berupaya menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
