BabelMendunia.com, BANGKA BELITUNG — Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan, dakwah, dan masyarakat Bangka Belitung. Prof. Bustami Rahman, sosok yang selama puluhan tahun menjadi panutan dalam ilmu, dakwah, dan kepemimpinan, wafat pada Senin (17/11/2025) pukul 15.28 WIB di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta.
Kabar kepergian almarhum pertama kali disampaikan keluarga melalui sejumlah grup WhatsApp, disertai pesan penuh keikhlasan:
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah meninggal dunia ayahanda kami, Bustami Rahman rahimahullah… Mohon dimaafkan segala kesalahan almarhum baik dalam perkataan maupun perbuatan.”
Prof. Bustami Rahman lahir di Belinyu, Bangka Belitung, pada 24 April 1951. Jejak intelektualnya mengalir kuat sejak awal, terutama dalam bidang Dakwah dan Sosiologi Agama. Ketokohannya semakin mengemuka ketika ia dikukuhkan sebagai profesor pada tahun 2009 melalui pidato ilmiah monumental berjudul “Menegakkan Peradaban Bangsa.”
Tidak hanya dikenal sebagai akademisi, Prof. Bustami adalah pilar penting dalam perjalanan pendidikan tinggi di Bangka Belitung. Ia merupakan Rektor pertama Universitas Bangka Belitung (UBB) sekaligus figur yang meletakkan fondasi awal berdirinya kampus tersebut—fondasi yang kini menjadi pijakan kuat bagi UBB sebagai salah satu pusat pendidikan unggulan di provinsi ini.
Bagi dunia dakwah, Prof. Bustami adalah sosok yang menghadirkan pendekatan sejuk, cerdas, dan membangun. Sementara bagi para akademisi dan mahasiswa, ia adalah guru yang rendah hati, pemimpin yang visioner, dan intelektual yang tak pernah berhenti mengabdi untuk kemajuan ilmu dan umat.
Kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan. Namun jejak pemikiran, teladan, dan dedikasinya akan terus hidup dalam berbagai karya dan institusi yang pernah ia bangun.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.
