Andika Saputra berhasil keluar sebagai Juara 1 DJOEANG 1912 PES4 Tournament 2026 setelah menaklukkan Ari Juliansyah pada pertandingan final yang mempertemukan Manchester City dengan FC Barcelona.
Turnamen yang mengusung semangat “Berjuang, Bersatu, Menang” tersebut berlangsung kompetitif sejak fase grup. Andika yang tergabung di Grup A mampu menunjukkan permainan konsisten hingga berhasil mengamankan satu tempat di partai puncak.
Sejak awal turnamen, Andika tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Ia mengaku tidak hanya mengandalkan kemampuan bermain, tetapi juga mencoba membangun tekanan psikologis terhadap lawan-lawannya.
“Strateginya sederhana, buat pemain lain takut dulu. Yang penting kita percaya diri,” ujar Andika.
Menurutnya, rasa percaya diri menjadi salah satu modal penting ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi. Mental yang kuat membuat pemain lebih tenang dalam mengambil keputusan dan tidak mudah terbawa permainan lawan.
Puncak persaingan terjadi pada laga final ketika Andika Saputra yang memainkan Manchester City menghadapi Ari Juliansyah yang menggunakan FC Barcelona. Kedua pemain tampil menyerang sejak awal dan saling mencoba menciptakan peluang.
Pertandingan berjalan ketat. Manchester City yang dimainkan Andika mencatatkan 54 persen penguasaan bola, sementara Barcelona memperoleh 46 persen. Manchester City juga melepaskan 7 tembakan dengan 4 tembakan tepat sasaran, sedangkan Barcelona menghasilkan 4 tembakan.
Meski Ari Juliansyah memberikan perlawanan sengit, Andika mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Manchester City akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 2–1.
Hasil tersebut membuat Ari Juliansyah harus takluk di tangan Andika Saputra pada partai final, sekaligus memastikan Andika sebagai juara turnamen.
Keberhasilan Andika tidak lepas dari kombinasi strategi permainan, ketenangan, serta rasa percaya diri yang terus dijaganya sejak fase grup hingga pertandingan final. Tekanan dalam pertandingan tidak membuatnya kehilangan fokus, bahkan menjadi motivasi untuk tampil lebih maksimal.
Kemenangan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi Andika Saputra dalam gelaran DJOEANG 1912 PES4 Tournament 2026. Perjalanan panjang dari fase grup hingga partai puncak akhirnya ditutup dengan hasil manis.
Andika menilai bahwa turnamen seperti ini bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi juga tentang keberanian menghadapi lawan dan menjaga mental bertanding.
“Yang penting percaya diri. Kalau kita sudah yakin dengan permainan sendiri, kita tidak perlu takut siapa lawannya,” kata Andika.
Partai final antara Manchester City dan Barcelona pun menjadi penutup menarik dari rangkaian pertandingan yang berlangsung penuh persaingan.
Hasil Final
Manchester City 2–1 FC Barcelona
Juara 1: Andika Saputra
Finalis: Ari Juliansyah
DJOEANG 1912 PES4 Tournament 2026
Berjuang, Bersatu, Menang




