BabelMendunia.com, Bangka Tengah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan kegiatan penanaman pohon alpukat sebagai bentuk simbolis komitmen terhadap ketahanan pangan, pada Sabtu, 21 Desember 2025, bertempat di SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba, Kabupaten Bangka Tengah.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba, sebagai penanda dimulainya pembangunan sekolah yang diharapkan menjadi pusat pendidikan sains dan karakter berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan. Dua agenda ini menjadi simbol sinergi antara pembangunan sumber daya manusia dan kemandirian pangan.
Penanaman pohon alpukat dipilih sebagai representasi tanaman produktif yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pimpinan PWM Kepulauan Bangka Belitung, pimpinan PDM Bangka Tengah, serta para guru SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba, yang bersama-sama mengikuti prosesi penanaman sebagai bentuk komitmen kolektif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Penasehat Presiden Republik Indonesia Bidang Haji dan juga bupati bangka tengah algafri rahman serta rekan-rekan BSI Region Palembang yang secara langsung menyaksikan dan mengikuti prosesi peletakan batu pertama SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba.

Ketua PWM Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial.
“Kami ingin menanam harapan. Pohon alpukat ini menjadi simbol bahwa Muhammadiyah hadir dengan kerja nyata, membangun pendidikan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak pengelola dan guru SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai penanaman pohon sebagai sarana edukatif bagi peserta didik untuk belajar tentang keberlanjutan, kepedulian lingkungan, serta kemandirian pangan sejak dini.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PWM Kepulauan Bangka Belitung kembali menegaskan perannya tidak hanya dalam bidang dakwah dan pendidikan, tetapi juga dalam isu strategis ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan, sebagai bagian dari ikhtiar Muhammadiyah membangun bangsa yang mandiri dan berkemajuan.








