Blog  

Organisasi Bahas Reformasi Muhammadiyah dalam Konsolidasi Nasional & Milad ke-113 di UM Bandung

PWM Babel hadir dan menyampaikan komitmen memperbarui agenda pembaruan Muhammadiyah ke depan.

Avatar photo
banner 120x600

Bandung — Muhammadiyah menggelar Konsolidasi Nasional sekaligus peringatan Milad ke-113 di Universitas Muhammadiyah Bandung pada 17–18 November 2025. Acara yang dihadiri Pimpinan Pusat, pimpinan wilayah seluruh Indonesia, serta perwakilan amal usaha ini menjadi momentum penting untuk mempertegas arah gerakan Muhammadiyah di tengah dinamika perubahan sosial, kebangsaan, dan global.

Dari Bangka Belitung, hadir Ketua PWM Babel Drs. KH. Sahirman Djumli, M.Si dan Sekretaris Drs. KH. Hasan Rumata , yang mengikuti secara penuh rangkaian kegiatan serta menyampaikan hasil konsolidasi untuk ditindaklanjuti di tingkat wilayah.

Dalam pidato iftitahnya, PP Muhammadiyah menegaskan bahwa Muhammadiyah saat ini semakin dipercaya dunia luar maupun pemerintah. Hal ini terlihat dari dua pencapaian besar: Perguruan Tinggi Islam Muhammadiyah yang mendapat hibah besar dari Australia , serta bantuan Rp 200 miliar untuk Unimuda Sorong dan UM Purwokerto dari Pemerintah Pusat. Kepercayaan ini dinilai sebagai hasil dari reputasi panjang Muhammadiyah dalam tata kelola pendidikan, karakter, serta kontribusi terhadap bangsa.

Meski demikian, Ketua Umum mengingatkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan serius. Etika umum masyarakat di media sosial dinilai mengalami kemerosotan yang sangat tajam, dengan konten vulgar dan perilaku digital yang tidak lagi mengindahkan nilai kesantunan. Di sisi lain, heterogenitas ideologi semakin berkembang, semangat persahabatan mulai memudar, serta dinamika persaingan antargerakan masyarakat terus meningkat. Muhammadiyah juga harus menangani permasalahan internal seperti adanya amal usaha yang mati atau hampir mati, serta perlunya pembenahan birokrasi organisasi agar lebih modern, cepat, dan responsif.

Baca Juga  PWM Babel Mantapkan Resepsi Akbar Milad Muhammadiyah ke-113 di Bangka Tengah: Persiapan Matang, Tamu Nasional Hadir

Menjawab tantangan tersebut, Konsolidasi Nasional menetapkan tujuh agenda besar organisasi reformasi . Ketujuh agenda tersebut meliputi pembaruan birokrasi organisasi, penguatan konsolidasi keuangan, pengembangan unit-unit bisnis dan amal usaha unggulan, transformasi kepemimpinan, transformasi keummatan, reformasi peran kebangsaan, serta penguatan internasionalisasi Muhammadiyah agar lebih berpengaruh di tingkat global. Agenda ini menjadi arahan dan panduan bagi seluruh pimpinan wilayah dan daerah untuk memperkuat gerakan Muhammadiyah secara terstruktur.

Ketua PWM Babel KH. Sahirman Djumli menyambut baik hasil konsolidasi tersebut dan menyatakan bahwa PWM Babel siap mengambil bagian dalam gerak pembaruan Muhammadiyah. Dirinya menegaskan bahwa pembenahan birokrasi wilayah, peningkatan kapasitas pimpinan daerah-cabang-ranting, serta revitalisasi AUM akan menjadi fokus utama. Sementara itu, Sekretaris PWM Babel KH. Hasan Rumata menambahkan bahwa PWM Babel akan segera melakukan langkah-langkah penyesuaian, termasuk memperkuat keuangan wilayah, mendorong unit-unit usaha persyarikatan, serta memperbesar kontribusi dalam isu-isu kebangsaan dan sosial.

Baca Juga  Agrowisata Indah Sawah Tebing Jadi Harapan Baru Pemberdayaan Ekonomi Desa

Kegiatan Konsolidasi Nasional dan Milad ke-113 ini menjadi penanda bahwa Muhammadiyah terus bergerak melakukan pembaruan. Dengan meningkatnya kepercayaan dunia internasional dan pemerintah, serta komitmen untuk memperkuat kapasitas organisasi, Muhammadiyah menegaskan diri sebagai gerakan Islam berkemajuan yang siap menjawab tantangan zaman dan memberi manfaat luas bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.

*HUMAS PWM BABEL*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *