Muhammadiyah Bangka Belitung Gelar Bimtek Nasional: Perkuat Karakter, Kuasai AI & Koding untuk Sekolah Maju

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com, Pangkalpinang — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembelajaran mendalam, Kodimg, penguatan kecerdasan buatan (AI), dan pendidikan karakter bagi para pendidik Muhammadiyah se-Bangka Belitung.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai sekolah Muhammadiyah dan menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan pendidikan Muhammadiyah di era teknologi. Yang istimewa, kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menandakan dukungan kuat terhadap peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan ini.

“Sekolah Muhammadiyah Harus Menjadi Pilihan Masyarakat”

Dalam laporan pembuka, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Babel, Supiandi, menegaskan pentingnya semangat belajar dan adaptasi teknologi di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

“Dengan kehadiran para narasumber dari pusat, kita belajar bagaimana mengelola sekolah Muhammadiyah agar lebih maju dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Bendahara Majelis Dikdasmen Pusat, M. Sofyan, M.T., yang menekankan pentingnya guru sebagai ujung tombak perubahan.

“Guru harus menjadi pelopor dalam membentuk karakter, menyesuaikan zaman, dan memastikan mutu pendidikan Muhammadiyah semakin unggul,” tegasnya.

Baca Juga  PWM Babel Mantapkan Persiapan Milad Muhammadiyah ke-113, Bangka Tengah Siap Jadi Tuan Rumah

 

Humor Cerdas dari Ketua PWM Babel

Sambutan hangat disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung, Drs. H. Sahirman Djumli, M.Si.. Ia membuka dengan candaan ringan yang membuat para peserta tertawa hangat.

“Tadi ada yang sempat salah turun di Tanjung Pandan, padahal pusat acaranya di Pangkalpinang. Tapi tidak apa-apa… namanya juga orang Muhammadiyah, meskipun salah turun tetap orang-orang cerdas,” ucapnya sambil tersenyum.

 

Candaan ini sukses mencairkan suasana dan membuat peserta semakin antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam pesannya, Sahirman juga berharap para peserta dapat mengikuti bimtek dengan semangat tinggi agar para guru Muhammadiyah di Bangka Belitung semakin adaptif dan inovatif menghadapi perkembangan zaman.

Sentuhan Pemikiran KH. Ahmad Dahlan

Sambutan puncak sekaligus pembukaan resmi Bimtek disampaikan oleh dr. K.H. Saad Ibrahim, M.A., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

“Sejak awal, sekolah Muhammadiyah menyatukan agama dan sains — sebuah warisan pemikiran dari KH. Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

 

Ia menekankan bahwa peran guru bukan hanya mengajar, tetapi menjadi sahabat masyarakat dan orang tua siswa, sehingga proses belajar menjadi menyenangkan dan bermakna.

Baca Juga  Langkah Sehat, Hidup Bugar, Eratkan Kebersamaan! Mahasiswa KKN Unmuh Babel Adakan Jalan Sehat dan Senam Bersama Warga Desa Munggu, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah

“Teknologi hanyalah alat. Falsafah dan kedekatan guru dengan murid itulah yang akan mencetak generasi unggul,” tambahnya.

 

Menuju Pendidikan Muhammadiyah yang Berdaya Saing

Bimtek ini bukan sekadar pelatihan teknis. Lebih jauh, ia menjadi gerakan transformasi pendidikan Muhammadiyah di Kepulauan Bangka Belitung. Melalui penguasaan teknologi, AI, serta penguatan karakter, diharapkan sekolah Muhammadiyah mampu menjadi rujukan dan pilihan utama masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antarpengajar, kepala sekolah, dan majelis, untuk mewujudkan pendidikan Islam berkemajuan sesuai semangat pembaruan yang diwariskan KH. Ahmad Dahlan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *