Halal Bihalal Muhammadiyah Bangka Belitung 2026 di Pangkalpinang: Meneguhkan Ukhuwah dan Melanjutkan Pencerahan

pengabdian di Muhammadiyah bukan untuk mencari kepentingan pribadi, melainkan untuk memberi manfaat bagi umat

Avatar photo
banner 120x600

babelmendunia.com – Pangkalpinang, Sabtu, 04 April 2026 Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Muhammadiyah Bangka Belitung yang digelar di SMKS Muhammadiyah Pangkalpinang. Meski sempat diguyur hujan sehari sebelumnya, seluruh rangkaian acara tetap berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Kepala SMKS Muhammadiyah Pangkalpinang, Bapak Karel, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan sebagai tuan rumah. Ia berharap momentum ini menjadi langkah awal bagi sekolah untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari institusi pendidikan unggulan Muhammadiyah di masa mendatang.

Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi, baik akademik maupun non-akademik, serta penyaluran bantuan dari Lazismu Bangka Belitung sebagai wujud kepedulian terhadap generasi bangsa. Selain itu, turut disampaikan wacana pengembangan sekolah unggulan Muhammadiyah di Pangkalpinang.

Baca Juga  Membangun Profesionalisme Guru Pada Abad 21

Dalam sambutannya, Ketua PWM Bangka Belitung menegaskan tiga nilai utama yang harus dijaga oleh warga Muhammadiyah: semangat beramal dalam menghadirkan solusi, keterbukaan dalam menjalin ukhuwah untuk mencerdaskan kehidupan umat, serta kelapangan dada dalam menyikapi perbedaan dengan penuh kebijaksanaan.

Walikota Pangkalpinang Prof. H. Saparudin, Ph.D. dalam kesempatan tersebut juga berbagi pengalaman inspiratif, mengingatkan bahwa pengabdian di Muhammadiyah bukan untuk mencari kepentingan pribadi, melainkan untuk memberi manfaat bagi umat. Ia juga menyampaikan harapan agar Muhammadiyah ke depan dapat mewujudkan amal usaha berupa rumah sakit sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Ust. Jauhar Ridloni Marzuq, Lc. MA. yang menghadirkan suasana reflektif dan menyejukkan, sekaligus memperkuat makna Halal Bihalal sebagai momentum kembali kepada fitrah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *