
Babelmendunia.com, Bangka Barat — Kejuaraan Pencak Silat PUSAKA CUP 2026 yang berlangsung di GOR Sejiran Setason menjadi ajang pembuktian semangat juang bagi para pesilat muda dari berbagai daerah.
Di tengah meriahnya partisipasi kontingen yang datang dengan berbagai dukungan, Tapak Suci SMPN 2 Parittiga hadir dengan cara yang berbeda. Dengan penuh kesederhanaan dan semangat mandiri, para atlet tetap melangkah ke arena pertandingan di bawah bimbingan Kader Tapak Suci Bapak Iwan selaku pembina Tapak Suci Parittiga.
Keikutsertaan mereka bukanlah hasil dari kemewahan fasilitas atau dukungan besar, melainkan dari tekad untuk tetap bertanding dan menjaga marwah perjuangan. Kemandirian menjadi pilihan sekaligus tantangan yang mereka hadapi bersama.
Namun, langkah sunyi itu justru membuahkan hasil yang membanggakan. Dari kejuaraan tersebut, Tapak Suci SMPN 2 Parittiga berhasil membawa pulang 9 medali.
Prestasi ini seolah menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari kemudahan, tetapi dari keberanian untuk tetap berjalan meski dengan keterbatasan. Di saat sebagian melangkah dengan banyak penopang, mereka membuktikan bahwa berdiri di atas usaha sendiri pun mampu mengantar pada podium kemenangan.
Lebih dari sekadar medali, pencapaian ini menjadi pesan halus bahwa semangat, kebersamaan, dan kemandirian adalah kekuatan yang tak selalu terlihat, namun mampu berbicara lantang melalui hasil.






