Agrowisata Indah Sawah Tebing Dorong Ekonomi Desa Melalui Inovasi Digital

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com, Bangka Barat — Desa Tebing, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, terus berinovasi dalam mengembangkan potensi lokal melalui program Agrowisata Indah Sawah Tebing, yang merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa (PMM) di Desa Tebing. Tidak hanya mengandalkan keindahan hamparan sawah dan suasana pedesaan yang asri, pengelola kini mulai mengintegrasikan pendekatan digital sebagai strategi promosi dan penguatan branding desa wisata.

Agrowisata Indah Sawah Tebing hadir sebagai bentuk transformasi lahan pertanian menjadi destinasi wisata berbasis edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Wisatawan tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga dapat belajar tentang proses budidaya padi, kearifan lokal, hingga kehidupan sosial masyarakat desa.

Dalam perkembangannya, pemanfaatan teknologi digital mulai dilakukan untuk memperluas jangkauan promosi. Generasi muda Desa Tebing bersama tim mahasiswa pendamping dari Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sebagai sarana publikasi kegiatan, dokumentasi visual, serta promosi potensi wisata desa. Konten berupa video pendek, foto hamparan sawah, hingga informasi seputar aktivitas pertanian menjadi strategi komunikasi yang mampu menarik minat wisatawan, khususnya kalangan muda.

Baca Juga  Pembuatan Tugu Mahasiswa KKN UNMUH Babel Dengan Tema Mengkaras Sebagai Simbol Mengalun Dalam Harmonis, Terarah Aman Dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Kerakas

Selain itu, pelatihan pemandu wisata dan workshoppengelolaan agrowisata juga mulai mengintegrasikan literasidigital, seperti teknik dokumentasi, pengelolaan media sosial desa, hingga penyebaran informasi secara daring. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun citra Agrowisata Indah Sawah Tebing sebagai destinasi yang tidak hanya alami, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pemanfaatan digital menjadi penting dalam era pariwisata modern, di mana keputusan berkunjung wisatawan sangat dipengaruhi oleh informasi dan eksposur di media sosial serta platform daring lainnya. Oleh karena itu, pengembangan agrowisata ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan identitas dan promosi digital desa.

Meski masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, serta mahasiswa diharapkan mampu menjadikan Agrowisata Indah Sawah Tebing sebagai contoh desa wisata berbasis pemberdayaan dan transformasi digital di Kabupaten Bangka Barat.

Baca Juga  SMP Muhammadiyah Pangkalpinang Ditetapkan sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial

Dengan perpaduan antara potensi alam dan pemanfaatan teknologi digital, Desa Tebing menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan selaras dengan kemajuan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional.

Penulis: Serly Mulanty

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *