Lazismu Bangka Belitung Kirim Tiga Amil Ikuti Sekolah Amil Fundraising Nasional

para amil untuk memperdalam pengetahuan, keterampilan, dan wawasan, khususnya dalam penghimpunan dana yang profesional serta sesuai prinsip syariah

Avatar photo
banner 120x600

Pangkalpinang — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wilayah Bangka Belitung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat. Salah satunya dengan mendelegasikan tiga orang amil untuk mengikuti Program Sekolah Amil Fundraising , sebuah pelatihan nasional peningkatan kapasitas amil zakat.

Program ini menjadi langkah strategi Lazismu Bangka Belitung dalam menyiapkan sumber daya amil yang bersertifikasi, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan strategi penghimpunan dana filantropi di era digital.

Ketua Lazismu Bangka Belitung, Heru Kurniawan, ST , menegaskan bahwa pengiriman delegasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah agar semakin profesional dan terpercaya.

“Tantangan pengelolaan dana umat hari ini semakin kompleks. Amil dituntut tidak hanya amanah, tetapi juga memiliki kompetensi fundraising yang kuat dan tersertifikasi BNSP,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sekolah Amil Fundraising menjadi ruang pembelajaran penting bagi para amil untuk memperdalam pengetahuan, keterampilan, dan wawasan, khususnya dalam penghimpunan dana yang profesional serta sesuai prinsip syariah.

Perwakilan Wilayah dan Daerah

Tiga amil yang didelegasikan berasal dari unsur pengelola Lazismu tingkat wilayah dan daerah, terdiri dari satu orang dari Kantor Wilayah Lazismu Bangka Belitung dan dua orang dari Lazismu Kabupaten Belitung . Mereka mengikuti rangkaian pelatihan yang dirancang aplikatif dan berorientasi pada praktik lapangan.

Baca Juga  PWM Babel dan Densus 88 Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan di Bangka Belitung

Materi pelatihan meliputi:

  • Dasar-dasar keamilan

  • Strategi komunikasi penggalangan dana

  • Penguatan branding lembaga zakat

  • Pemanfaatan media digital

  • Manajemen hubungan dan kepercayaan donatur

Program ini diharapkan dapat langsung diimplementasikan untuk memperkuat kinerja Lazismu di daerah masing-masing.

Digelar Nasional di Semarang

Penggalangan Dana Sekolah Amil diselenggarakan oleh Lazismu Jawa Tengah dan berlangsung selama tiga hari, 26–28 Januari 2026 , bertempat di Hotel Candi Indah, Kota Semarang . Kegiatan ini diikuti oleh para amil dari berbagai wilayah dan daerah di seluruh Indonesia, dengan tujuan mencetak amil yang profesional, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan dana sosial keagamaan secara transparan dan akuntabel.

Salah satu peserta delegasi, Ramawandika , menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam program ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar dan bertukar praktik baik dengan sesama amil dari berbagai daerah.

“Dengan semangat Impact on Funding , kami ingin membawa pulang strategi dan energi baru agar Lazismu Bangka Belitung semakin dipercaya dan memberi dampak nyata bagi umat,” ungkapnya.

Investasi Jangka Panjang untuk Umat

Lazismu Bangka Belitung menilai bahwa peningkatan kualitas amil merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan dan kemajuan lembaga. Dengan amil yang kompeten dan profesional, diharapkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah dapat meningkat, sehingga program pendayagunaan bagi mustahik semakin luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Ibadah Sesuai Tuntunan Tarjih: Thaharah dan Sholat

Ke depan, Lazismu Bangka Belitung berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kapasitas SDM amil melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi. Upaya ini sejalan dengan visi Lazismu sebagai lembaga zakat yang modern, berkemajuan, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat serta pembangunan sosial di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *