BabelMendunia.com, Simpang Rimba- Pemerintah Desa Simpang Rimba bersama masyarakat Dusun 3 resmi melaksanakan ‘Gerakan Revitalisasi Pos Kamling’ sebagai langkah nyata untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan. Program ini lahir dari kesadaran bersama bahwa keamanan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga dalam menjaga kondusif iras wilayah.
Kegiatan revitalisasi ini diawali dengan kerja bakti besar yang melibatkan perangkat desa, ketuaRT/RW, karang taruna, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, warga bergotong royong melakukan pembersihan area sekitar pos kamling, pengecatan ulang bangunan, pemasangan penerangan, serta pembenahan sarana pendukung ronda malam. Suasana kekompakan terlihat jelas ketika warga dari berbagai usia turut serta mengambil bagian dalam proses perbaikan.
Kepala Desa Simpang Rimba dalam sambutannya menegaskan bahwa pos kamling merupakan simbol keamanan berbasis masyarakat yang harus dihidupkan kembali. “Revitalisasi pos kamling ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi mengembalikan semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan.
Dengan adanya pos kamling yang aktif, kita berharap angka. tindak kriminal dapat ditekan dan tercipta suasana desa yang lebih aman dan tertib,” ujarnya. Selain melakukan perbaikan fisik, pemerintah desa juga menyusun ‘sistem ronda malambaru’ yang melibatkan perwakilan tiap kepala keluarga. Jadwal ronda dibuat secara teratur dan dibagi menjadi beberapa kelompok sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif . Warga juga diberikan pengarahan mengenai tugas dan tanggung jawab dalam melakukan ronda, serta cara melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.
|
Gambar 1.2 bersama perangkat desa & babinsa |
Tidak hanya itu, pemerintah desa bekerja sama dengan pihak kepolisian sektor setempat untuk memberikan ‘pelatihan dasar keamanan lingkungan’, seperti cara menghadapi situasi darurat , mengenali potensi gangguan kamtibmas, hingga teknik komunikasi yang baik dalam menjaga pos kamling. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan warga dalam menjalankan tugas pengamanan secara mandiri namun tetap terkoordinasi dengan aparat resmi.
Tokoh masyarakat Dusun 3, dalam kesempatan lain, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pemerintah desa yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saatini. “Beberapa waktu terakhir, aktivitas ronda mulai menurundan pos kamling kurang terurus. Dengan adanya gerakan revisitalisasi ini, kami optimis Dusun 3 akan kembali menjadi lingkungan yang aman. Antusiasme warga hari ini adalah bukti bahwa semangat kebersamaan masih kuat,” ungkapnya.
Gerakan Revitalisasi Pos Kamling ini juga menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan , dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi dusun-dusun lain untuk lebih memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.
Pada akhir kegiatan, seluruh warga yang hadir menyatakan komitmen untuk menjaga keberlanjutan program ini. Mereka berharap revitalisasi pos kamling tidak berhenti pada perbaikan bangunan, tetapi menjadi awal dari budaya keamanan bersama yang berkelanjutan. Pemerintah Desa Simpang Rimba juga berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pos kamling dapat difungsikan secara optimal kedepan.
Dengan terlaksananya ‘Gerakan Revitalisasi Pos Kamling di Dusun 3’, Desa Simpang Rimba semakin mempertegas langkahnya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini bukan hanya menjadi program fisik semata, tetapi juga momentum memperkuat rasa persaudaraan dan tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan desa.














