“Membangun Masa Depan Bangsa Bebas Zero Dose Bersama KKN MAS 61”

Oleh: Kelompok KKN MAs 61, Kampung Harapan, Kec. Sungai Apit, Kab. Siak. (Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Universitas Muhammadiyah PringSewu Lampung, Universitas Muhammadiyah Makasar)

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com, SIAK- Kesehatan anak adalah pondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi cerdas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih ada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar sama sekali, atau yang dikenal dengan istilah Zero Dose. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius, sebab tanpa imunisasi, mereka rentan terserang penyakit menular yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini.

Melalui program KKN MAS Kelompok 61, sebuah langkah nyata telah diambil untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Kami menghadirkan kegiatan sosialisasi Zero Dose di Desa Harapan, Kecamatan Sungai Apit, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk mendapatkan informasi yang benar, sekaligus menepis berbagai keraguan yang masih ada di sebagian kalangan.

Baca Juga  Dari Halaman Jadi Obat: TOGA sebagai Simbol Kesehatan dan Kearifan Lokal"

Dalam kegiatan tersebut, hadir narasumber yang luar biasa, yaitu dr. Kurniawati, yang dengan penuh ketulusan membagikan pengetahuan dan pengalamannya. Beliau menekankan betapa pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak memperoleh imunisasi lengkap, sebagai wujud kasih sayang sekaligus perlindungan sejak dini. Dengan gaya penyampaian yang sederhana, jelas, dan penuh kehangatan, beliau berhasil membuka mata masyarakat bahwa imunisasi adalah bentuk investasi kesehatan jangka panjang.

Lebih dari sekadar penyuluhan, kegiatan sosialisasi ini juga merupakan ajakan nyata untuk bergerak bersama. Mahasiswa KKN MAS 61 berperan sebagai fasilitator yang menjembatani informasi, sementara masyarakat Desa Harapan dituntun untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa upaya menciptakan lingkungan bebas Zero Dose bukanlah tugas tenaga kesehatan semata, melainkan tanggung jawab bersama.

Baca Juga  Kebiasaan Kecil, Dampak Besar: Edukasi Hidup Sehat anak usia dini oleh KKN MAS kelompok 61

Kami percaya, langkah kecil ini akan memberi dampak besar bagi masa depan. Sosialisasi Zero Dose di Desa Harapan menjadi titik awal menuju terwujudnya generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi desa-desa lain untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas dari Zero Dose.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *