Kegiatan Ecoprint Bersama Siswa UPTD SD Negeri 8 Belinyu di Pantai Putat sebagai Wujud Kepedulian Lingkungan lewat Karya Anak

Avatar photo
banner 120x600

BabelMendunia.com, Belinyu, Sebanyak 36 orang siswa kelas 5 dan 6 UPTD SD Negeri 8 Belinyu mengikuti pelatihan pembuatan Ecoprint di Pantai Putat, Kelurahan Mantung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ajang belajar sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada anak-anak melalui karya seni yang memanfaatkan bahan alam.

Dalam pelatihan tersebut, para siswa diajak membuat motif Ecoprint pada totebag dengan memanfaatkan daun dan bunga segar yang mudah ditemukan di sekitar lokasi. Teknik ecoprint sendiri merupakan metode mencetak motif alami dari daun dan bunga langsung ke media kain, sehingga menghasilkan corak yang unik dan ramah lingkungan. Kegiatan berlangsung di bawah pengawasan Kepala Lingkungan dan Babinsa Kelurahan Mantung, serta didampingi oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) yang turut menjadi fasilitator selama proses pelatihan berlangsung.

Suasana pelatihan tampak hidup dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias dan fokus saat menempelkan daun dan bunga ke atas totebag, dengan diiringi alunan musik yang menambah keseruan suasana selama proses pembuatan berlangsung. Tak sedikit dari mereka yang tampak bangga menunjukkan hasil karya Ecoprint buatan sendiri begitu selesai dikerjakan.

Setelah rangkaian pembuatan ecoprint selesai, para siswa beristirahat sejenak sambil sarapan bersama. Namun kegiatan tidak berhenti sampai di situ usai beristirahat, siswa bersama mahasiswa KKN Unmuh Babel bergotong royong membersihkan area Pantai Putat yang telah digunakan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan bersih-bersih ini sengaja dirancang sebagai bagian tak terpisahkan dari pelatihan, dengan harapan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan, bukan sekadar mengikuti pelatihan keterampilan semata. Melalui kombinasi antara belajar berkarya dan aksi nyata menjaga kebersihan, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter cinta lingkungan pada generasi muda sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *