
Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PWM Bangka Belitung, Supiandi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bangka Belitung mengirimkan delegasi dari berbagai satuan pendidikan Muhammadiyah, yang terdiri dari:
Majelis Dikdasmen PWM: 3 orang
SD PKP: 4 siswa dan 1 pendamping
SMA Muhammadiyah Toboali: 3 siswa dan 1 pendamping
SD Muhammadiyah STKIP MBB: 12 siswa dan 5 pendamping
SMA Muhammadiyah Tanjung Pandan: 1 siswa dan 1 pendamping
SMA Muhammadiyah Pangkalpinang: 3 siswa, 1 guru pendamping, dan 1 orang tua
SD Muhammadiyah Mentok Bangka Barat: 2 siswa dan 2 pendamping
Para peserta akan bergabung dengan sekitar 13 ribu peserta dari seluruh Indonesia dalam ajang OlympicAD VIII. Supiandi menjelaskan bahwa perjalanan kontingen Bangka Belitung menuju Makassar dilakukan melalui jalur cepat, mengingat jarak yang cukup jauh, demi efektivitas dan kenyamanan peserta.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM Bangka Belitung, Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., yang hadir mewakili Ketua PWM Babel, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH Babel) turut berkontribusi dengan memberikan uang saku kepada para siswa peserta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Harapan kami, ke depan seluruh sekolah Muhammadiyah di Bangka Belitung dapat mengirimkan peserta. OlympicAD bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari fastabiqul khairat dalam pendidikan dan pembinaan bakat anak-anak Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mendukung potensi siswa. Menurutnya, kehadiran dan dukungan orang tua menjadi energi besar bagi anak dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat berprestasi.
“Juara sejati bukan hanya mereka yang menang, tetapi mereka yang mampu bangkit saat jatuh. Anak-anakku, kalian adalah duta Bangka Belitung. Jaga nama baik daerah dan persyarikatan,” pesannya penuh motivasi.
Kegiatan pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan jaket peserta secara simbolis, sebagai peneguhan semangat dan identitas kontingen Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam ajang OlympicAD VIII 2026.
Melalui keikutsertaan ini, Muhammadiyah Bangka Belitung menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045.








